Selasa, 06 Oktober 2015

Review Novel First Girl Karya Luna Torashyngu

Penulis: Luna Torashyngu
Tebal: 380 halaman
Cetakan: 11 Juni 2015
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Harga: Rp. 55.000
Label: TeenLit
                                                                        ***
Tiara tadinya hanya remaja SMA biasa yang hobi hang-out sepulang sekolah, nongkrong dan jajan di kantin, juga sering ketiduran di kelas saat pelajaran berlangsung.

Tapi hidup Tiara berubah setelah ayahnya terpilih menjadi presiden. Sebagai anak presiden, Tiara mendapat fasilitas pengamanan ketat dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Sejak itu kebebasan Tiara seolah terenggut. Saat hang-out dia selalu dikawal. Sebelum jajan di kantin, makanannya dicicipi lebih dulu oleh pengawalnya. Dan yang bikin Tiara bete, dia nggak bebas lagi ngecengin cowok yang diincarnya.

Tiara protes. Dia berontak. Dan protesnya itu diterima. Tiara lalu mendapat pengawal pribadi yang seusia dengannya, bahkan jadi murid baru di kelasnya.

Namanya Aster, bukan remaja biasa, dan telah terlatih mengawal anak presiden.

Bisakah Tiara menerima Aster sebagai pengawal pribadinya? Dan mampukah Aster melindungi Tiara saat dia tahu ada pihak lain yang mengincar Tiara?
                                                                     ***
Tiara yang seperti remaja kebanyakan langsung menjadi spesial setelah ayahnya menjadi presiden terbaru dari NKRI. Demi keselamatannya, Paspampres pun menjadi pengawal Tiara. Merasa berlebihan, Tiara pun mengadukan ketidaksetujuan, dan pengawal Tiara pun diganti menjadi anggota dari organisasi Jatayu.

Tiara memiliki dua sahabat, Nita dan Santi. Tiara juga sedang mendekati salah seorang kakak kelasnya bernama Rio. Banyak hal yang dilakukan oleh Tiara dan Kak Yama, salah seorang anggota Jatayu juga, untuk bisa membuat Tiara senang, walau itu artinya harus mengorbankan posisinya sebagai anggota Jatayu.

Apakah kelanjutan dari kisah mereka? Lalu, siapa dalang dibalik semua kejadian-kejadian yang menimpa mereka di kemudian hari?
                                                                     ***

Saya baru pertama kali ini membaca buku karya Kak Luna, dan saya suka. Sudah jarang sekali buku TeenLit yang menampilkan genre action-thriller karena rata-rata cerita TeenLit tentang cinta-cinta melulu, jadi bagi saya membaca buku ini sangat seru. Saya mengetahui cerita FG ini dari buku kumcer 11 Jejak Cinta, dan saya berniat untuk membelinya, karena kelihatannya buku ini seru sekali. Walau akhirnya saya me-request buku ini ke perpustakaan di sekolah saya dan akhirnya saya hanya meminjam buku ini.

Awalnya, plot cerita yang sangat nempel di dalam kepala saya adalah cerita FG di dalam buku 11 Jejak Cinta, namun ketika saya mulai membacanya, ceritanya beda sekali dengan apa yang disajikan dalam buku 11 Jejak Cinta, saya rasanya seperti membaca buku lain, namun awalannya masih sama, seorang anak presiden yang dikawal oleh anggota Paspampres.

Cerita yang disajikan dalam buku FG ini sangat menantang, karena biasanya buku bergenre action membutuhkan banyak tokoh, dan itu berarti kita harus menghafal nama-nama tokohnya, otak kita juga dibuat berpikir terus karena ternyata orang di balik kecelakaan-kecelakaan yang menimpa Tiara adalah orang yang berkhianat di Jatayu. Intinya, buku ini memang cocok sebagai action thriller.

Penceritaannya pun dapat dirasakan, walau banyak hal yang saya belum mengetahui, dan saya rasa Kak Luna sukses dalam penceritaan, karena terasa perempuan, walau sebenarnya Kak Luna adalah seorang pria. Jadi, untuk kalian yang belum tahu, Luna Torashyngu adalah pen name.

Namun, saya kurang suka, dengan sikap Tiara, dia terlalu manja dan lebay, karena ia mau semua permintaannya dikabulkan. Cover buku ini juga saya rasa tidak terlalu sama dengan budaya Indonesia, karena dari TK, SD, SMP, sampai SMA, pelajar tidak diperbolehkan memiliki warna rambut yang dicat atau apa pun, kecuali kalau pelajar tersebut memang memiliki darah asing dalam keturunannya. Dan juga coba saja typo-nya dikurangkan.

Yang membuat saya penasaran adalah kenapa judulnya First Girl? Dan seperti buku-buku Kak Luna, akan ada kelanjutan untuk buku FG, diberi judul Second Heart, dan katanya siap terbit tahun ini juga! Jadi, untuk kalian yang memang pecinta karya-karya Kak Luna (LUNAR), kalian harus siap-siap menabung, lantaran nanti bisa-bisa bukunya bisa menjadi seperti Omen Series karya Kak Lexie Xu.

3.5 stars out of 5 for this book.

3 komentar:

  1. Ada review novel second heartnya nggak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum ada hehehe... soalnya belum sempat baca ^^ Makasih sudah membaca resensiku.

      Hapus
    2. Sekarang sih sudah ada.. Linknya : http://booksaremyfavourite.blogspot.co.id/2016/02/review-novel-second-heart-karya-luna.html Semoga kamu suka dengan resensinya ya..

      Hapus